Home / Uncategorized / BULETIN MUMTAAZ DAN LAPORAN WAKAF SEMENTARA

BULETIN MUMTAAZ DAN LAPORAN WAKAF SEMENTARA

*ONE DAY ONE HADIST*
Rabu, 31 Juli 2019 / 28 Dhulqo’dah 1440

*Kesyirikan pada Jimat*

عن عقبة بن عامر رضي الله عنه قال سمعت عن النَّبيّ صلى الله عليه وسلم قالَ :
مَنْ تَعَلَّقَ تَمِيمَةً فَلاَ أَتَمَّ اللَّهُ لَهُ وَمَنْ تَعَلَّقَ وَدَعَةً فَلاَ وَدَعَ اللَّهُ لَهُ

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
*“Barangsiapa yang menggantungkan (hati) pada tamimah (jimat), maka Allah tidak akan menyelesaikan urusannya. Barangsiapa yang menggantungkan (hati) pada kerang (untuk mencegah dari ‘ain, yaitu mata hasad atau iri, pen), maka Allah tidak akan memberikan kepadanya jaminan”* (HR. Ahmad 4: 154. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan –dilihat dari jalur lain-).

Dalam riwayat lain disebutkan,

مَنْ عَلَّقَ تَمِيمَةً فَقَدْ أَشْرَكَ

*“Barangsiapa yang menggantungkan tamimah (jimat), maka ia telah berbuat syirik”* (HR. Ahmad 4: 156. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini qowiy atau kuat. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 492

Pelajaran yang terdapat di dalam hadist :

1- *Orang yang memakai jimat jelas telah terjerumus dalam kesyirikan walau ia menyatakan bahwa jimat atau rajah hanyalah sebagai perantara atau sebab saja. Ia jelas keliru karena mengambil sebab yang tidak diperkenankan dan tidak terbukti secara syar’i dituntunkan atau secara eksperimen ilmiah benar-benar terbukti ampuhnya.*

2- Berbeda halnya jika kita sakit, lalu kita meminum obat. *Obat ini sudah terbukti secara eksperimen akan keampuhannya. Hal ini jauh berbeda dengan jimat dan rajah. Masa dengan memasang rambut dan tulang, bisa langsung menangkal musibah? Apa buktinya? Apa sudah pernah diuji kelayakannya di laboratorium atau lewat berbagai eksperimen? Itulah mengapa memakai jimat sebagai perantara atau sebab semata, sedangkan yakin Allah yang beri maslahat dan menolak mudhorot (bahaya) tetap masuk dalam kategori syirik.*

3- Lihat saja contoh-contoh yang dikisahkan dalam beberapa hadits yang *menjadikan benang, ikatan atau gelang supaya terhindar dari penyakit atau ‘ain. Itu pun tetap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam larang dan menyuruh disingkirkan atau dibuang.*

4- Demikian halnya perlakuan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam nantinya pada *jimat penglaris dagang, jimat penolak ‘ain, jimat benang yang dikenal di kalangan orang jawa dengan ‘benang pawitra’ (untuk melindungi anak dari bahaya), semua akan diperintahkan untuk dibuang dan disingkirkan* karena yang memakainya bermaksud mengambil sebab sebagai perantara padahal tidak terbukti secara syar’i, juga tidak terbukti secara eksperimen ilmiah.

5- Jadi intinya di sini *dalam mengambil sebab untuk meraih manfaat atau menolak mudhorot (bahaya) harus memenuhi dua syarat*:
a- *Sebab tersebut terbukti secara syar’i, ditunjukkan dalam dalil atau terbukti lewat eksperimen ilmiah*.
b- *Ketergantungan hati hanyalah pada Allah, bukan pada sebab.* Semisal orang yang mengambil sebab untuk sembuhnya penyakit dengan meminum obat, maka hatinya harus bergantung pada Allah, bukan pada obat, bukan pula pada ‘Pak Dokter’. *Harus yakin bahwa ampuhnya suatu sebab adalah dengan takdir atau ketentuan Allah.*

6- Memakai jimat memang termasuk kesyirikan, namun apakah termasuk syirik akbar ataukah syirik ashgor? Di sini para ulama memberikan rincian sebagai berikut:
– *Jika yakin bahwa tamimah atau jimat bisa mendatangkan manfaat dan menolak bahaya (mudhorot), maka ini termasuk syirik akbar.* Karena *yang mendatangkan manfaat dan bisa menolak bahaya hanyalah Allah,* bukanlah jimat.
– *Jika yakin bahwa jimat hanyalah sebagai sebab untuk penyembuhan misalnya-, maka ini termasuk syirik ashgor.* Demikianlah keyakinan kebanyakan orang yang memakai jimat pada umumnya. (Lihat Syarh Kitabit Tauhid, 55)

Tema hadist yang berkaitan dengan Al Qur’an :

1- *Walaupun jimat dikatakan syirik ashgor (kecil), namun syirik tetap lebih parah dari dosa besar. Dan kita tetap harus waspada dari dosa syirik tersebut walaupun kecil.*

إِنَّ اللَّهَ لا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

*“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.”* (QS An Nisa: 48).

2- Dalam tafsir Ibnu Abi Hatim (43: 179), dari Hudzaifah, di mana ia pernah melihat seseorang memakai benang untuk mencegah demam, kemudian ia memotongnya. Lantas Hudzaifah membacakan firman Allah Ta’ala,

وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللَّهِ إِلَّا وَهُمْ مُشْرِكُونَ

*“Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain).”* (QS. Yusuf: 106)

151. Daniel Geolarry Rp. 150.000,-
152. Bapak Alim Rp. 3.500.000,-
153. Siswa kelas 1 B Rp. 950.000,-
154. Siswa kelas 2 C Rp. 854.400,-
155. Fail khair Rp. 500.000,-
156. Alm bapak Muzzayin dan Alm ibu Assalamah Rp. 1.000.000,-
157. Bapak Rifki Rp. 500.000 (transfer bank)
158. Fail khair Rp. 5.000.000 ( transfer bank)
159. Alm. Ibu Suciati saudara ustadzah Setiyani Rp. 1.000.000 ( transfer bank)
160. Siswa kelas 2B Rp. 1.686.700,-
161. Siswa kelas 5B Rp. 462.000
162. Abu Tarnya Rp. 87.000
163. Adelia Sani Rp. 250.000
164. Siswa kelas 1A Rp. 710.000
165. Siswa kelas 5B Rp.78.000
166. Edy Sofyan Rp. 1.500.000
167. Hamba Allah Rp 5.000.000,-
(transfer lewat bank)
168. Siswa kelas 1A Rp. 116.000
169. Siswa kelas 1C Rp. 454.300
170. Siswa kelas VI B Rp. 842.400
171. Siswa kelas IIIC Rp. 306.700
172. Siswa 5C Rp.350.000
173. Ustad Andy Priyono Rp. 20.000
174. Bapak H.Muh. Adib Rp.1.000.000
175. Siswa Kelas 2C Rp 425.600
176. Siswa kelas 3C Rp. 148.000
177. Siswa kelas 5B Rp. 194.200
178. Siswa kelas 2A Rp.558.500
179. Siswa kelas 5B Rp. 543.100
180. Siswa kelas I B Rp. 790.000
181. Ibu Hj. Honimah Rp. 1.000.000
182. Fail khoir (transfer bank) Rp. 200.000
183.Fail khoir (transfer bank) Rp. 200.000
184. Siswa kelas 5 B Rp. 58.000
185. Siswa kelas 1C Rp. 203.500
186. Siswa kelas 4C Rp. 325.000
187. Siswa kelas 3C Rp. 30.000
188. Fail khoir Rp. 500.000
189. Siswa kelas1B Rp. 235.000
190. Siswa kelas 3C Rp. 200.000
191. Atta Ghaftansyah Rp. 2.000.000
192. Fail khoir Rp. 250.000
193. Siswa kelas 5B Rp. 109.500
194. Siswa kelas 1A Rp. 698.000
195. Sisws kelas 3C Rp. 86.000
196. Siswa kelas 6A Rp. 1.406.100
197. Siiswa kelas 3B Rp. 55.000
198. Siswa kelas 2C Rp. 569.500
199. Siswa kelas 2B Rp. 1.320.700
200. Siswa kelas 2B Rp. 268.700
201. Insan Kamil Rp. 100.000
202. Siswa kelas 2B Rp. 134.900
203. Siswa 3C Rp. 114.000
204. Siswa kelas 3C Rp. 151.500
205. Siswa kelas 5 B Rp. 431.500
206. Siswa kelas 2 TICC Rp. 662.100
207. Wakaf dari Parenting Rp. 720.000
208. Siswa kelas 2B Rp. 500.900
209. Siswa kelas 1A Rp. 605.100
210. Siswa kelas 5 B Rp. 218.800
211. Siswa kelas 3 C Rp. 100.000
212. Ibu Hj. Chudriyah Rp. 1.000.000
213. Siswa kelas 2 C Rp 585.900
214. Alm. Ibu Mabruroh Rp 1.000.000
215. Ibu Nikmatin Rp. 1.000.000
216. Siswa Kls 1 C Rp. 674.500
217. Siswa Kls 2 B Rp. 429.500
218. Siswa kelas 6 A Rp. 2.537.400
219. Siswa Kls 3 C Rp. 180.000
220. Dina Nur Amelia Rp. 80.000
221. Andy Priyono Rp. 20.000
222. Siswa kls 4C Rp. 200.000
223. M. Nandika Faizamta Rp. 26.000
224. Nailah Maghfiroh Rp. 53.000
225. Fail Khoir Rp. 50.000
226. Siswa kelas 5 C Rp 320.000
227. Siswa Kelas 2C Rp. 484.000
228. Siswa kelas 2B Rp. 158.500
229. Siswa kelas 2B Rp. 320.000
230. Siswa kelas 2B Rp. 270.500
231. Fail khoir Tp. 100.000
232. Siswa kelas 2A Rp. 436.300
233. Siswa kelas 1B Rp. 260.000
234. Siswa kelas 4A Rp. 415.200
235. Siswa kelas 1A Rp. 400.000
236. Siswa kelas 2C Rp. 448.500
237. Siswa kelas 2B Rp. 538.500
238. Siswa kelas 5B Rp. 812.200
239. Siswa kelas 2B Rp. 214.200
240. Siswa kelas 2B Rp. 25.000
241. Siswa kelas 2B Rp. 104.100
242. Meidina Kanaya Rp. 150.000
243. Lana Batrisna H. Rp. 100.000
244.ibu hj. Chudriyah Rp. 550.000
245. Adisty Talita Rp. 1.000.000
246. Siswa kelas 1C Rp. 525.000
247. Siswa kelas 2 C Rp. 236.000
248. Siswa kelas 3 C Rp. 857.700
249. Siswa kelas 2 A Rp. 406.800
250. M. Ghiza Airlangga Rp. 81.200
251. Siswa kls 1B Rp. 170.000
252. Fannan Rp. 50.000
253. Siswa kelas 2C Rp. 148.500
254. Siswa kelas 6A Rp. 1.668.200
255. Siswa kelas 5B Rp. 125.000
256. Chasaka Arsy Sasmita Rp. 500.000
257. Nabila Ayu F kelas 3 Rp. 250.000
258. Fikri Kamil kelas 6 Rp. 250.000
259. M. Fairus Ezzar kls 6 Rp 220.000
260. Fatimah 5B Tp. 83.000
261. Hanum 5B Rp. 33.000
262. Wahyudha Khairan Dzska’ Rp. 1.000.000
263. Haikal Fakhri Anggara Rp. 100.000
264. Zafra Aulia P. RP. 115.000
265. Beryl Aurellia Khanza Rp. 600.000
266. Siswa kelas 1A angkatan tahun 2018 / 2019 Rp. 644.000
267. Nesya Allya Rp. 150.000
268. Helga Elita Rp. 200.000
269. Nabilah Fitri Rp. 15.000
270. Fadhilah Azka Rp. 15.000

*Total Perolehan*
*Rp. 363.857.200*
*# SD AL IRSYAD*
Jl. Gajahmada No. 108. Kota Tegal.
# telp./fax. 0283-358494
# sms/wa +62 822-5641-8661
@sdalirsyadtegal
Fb sdalirsyadtegal
Ig sdalirsyadtegal
Email sdalirsyadtegal
www.sdalirsyadtegal.com

*Progam Wakaf Tunai Pendidikan SD AL IRSYAD TEGAL*
Wakaf tunai diperuntukkan
@ Pembebasan Tanah
@ Sarana Pendidikan

*Cara wakaf*
1. Tunai melalui Bendahara SD
2. Angsur melalui Bendahara
3. Wakaf Tunai sehari seribu
4. Transfer melalui atm atau bank

✍🏻 Bank Syariah Mandiri No. Rek. 711 222 01 72 an. SD Al Irsyad
Kode Bank : 451

*Narahubung :*
081542053890 ( Beni Heroni, S.Pd.I)
081575742300 ( Ahmad Yani,S.Pd. SD )
085742899789 ( Nurhidaya RS )

* * :
*SD Al Irsyad Tegal Siap menerima dan menyalurkan
|| infak ||, Zakat ||, Wakaf || Sodaqoh||dll .*

Silahkan dishare !

About adminsekolah

Check Also

BULETIN MUMTAAZ DAN LAPORAN WAKAF SEMENTARA

*ONE DAY ONE HADIST* Ahad, 11 Agustus 2019 / 10 Dzulhijjah 1440 *Hari Raya Iedul …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *