Home / Berita / LIFE SKILL, MENGASAH KEMAMPUAN ANAK SEJAK USIA DINI

LIFE SKILL, MENGASAH KEMAMPUAN ANAK SEJAK USIA DINI

kolase menggunakan biji – bijian

kolase berbentuk ayam
bunga dari plastisin

origami bentuk kursi

Life Skills adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dan berperilaku positif sehingga orang tersebut bisa menyesuaikan diri secara efektif terhadap tuntutan dan perubahan di kehidupannya sehari-hari.

Contoh tentang anak yang kehilangan buku pelajarannya karena lupa menaruhnya dimana, menunjukkan ia belum sepenuhnya terampil dalam urusan menyimpan barang pribadi. Setiap urusan, tentunya ada urutan untuk menyelesaikannya. Ini menjadi bagian dari Life Skills yang bersifat Hard Skills. Hard Skills meliputi :

  1. Keterampilan tentang makanan (cara memilih makanan sehat, memilih bahan makanan yang dibeli, dll)
  2. Keterampilan tentang uang (cara menggunakan uang, menabung, dll)
  3. Keterampilan tentang pakaian (cara melipat pakaian, mencuci, menyeterika, dll)
  4. Keterampilan di rumah (cara membersihkan rumah, lemari es, ganti lampu, menyapu, mengepel, dll)
  5. Keterampilan tentang mobil (cara mengendarai mobil, merawat mobil, dll)
  6. Keterampilan berkendaraan dan transportasi (cara naik bis, kereta, dll)
    kegiatan life skill diluar sekolah dengan memanah.

    Contoh tentang anak yang sedih dijauhi teman mainnya, menunjukkan ia belum terampil dalam kegiatan yang didasari atas kekuatan pribadi dan interaksinya secara sosial. Ini menjadi bagian dari Life Skills yang bersifat Soft Skills, Soft Skills meliputi :

    1. Kemampuan mengatasi kesepian
    2. Kemampuan menjalin relasi dan mencari solusi konflik dengan positif
    3. Kemampuan menjaga sehat dan bersih
    4. Keterampilan mencari kerja
    5. Keterampilan menentukan tujuan dan meraihnya
    6. Keterampilan mengatur waktu
    7. Keterampilan berhadapan dengan situasi gawat darurat atau membela dirinya sendiri. Agar anak memiliki beragam jenis Life Skill, maka orang tua dan lingkungan perlu mengajarinya dan memberikan kesempatan pada anak untuk mempraktekkan. Dengan mengajari dan mengetahui tingkatan Life Skills yang dimiliki anak, maka orang tua menjadi tahu apa apa saja tingkatan perkembangan Life Skills dari anak anaknya, mana yang sudah dikuasai, mana yang belum.

    Oleh karena itu, orang tua dan lingkungan di sekitar belajarlah terus tentang Ilmu Parenting dan bergabunglah melalui kelompok kelompok Parenting untuk saling mengingatkan.

About ulfa azizah

Check Also

Pembangunan kampus 2 SD Al Irsyad Kota Tegal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *