Home / Berita / SD Al-Irsyad Tegal Sinergikan Pendidikan Anak Melalui Kegiatan Parenting

SD Al-Irsyad Tegal Sinergikan Pendidikan Anak Melalui Kegiatan Parenting

sdirsyadtegal.com – Pendidikan anak sejatinya adalah tanggung jawab orang tuanya. Orang tua berkewajiban mendidik anaknya, bahkan sejak anak masih dalam kandungan. Saat dalam kandungan itulah orang tua mulai menyemai bibit pendidikan pada anak. Emosionalitas orang tua akan sangat berpengaruh terhadap proses tumbuhnya kejiwaan seorang anak. Bila orang tuanya adalah seorang yang penyabar, besar kemungkinan anaknya akan menjadi anak yang penyabar. Pun sebaliknya, bila orang tua sering tak mampu mengendalikan amarahna, maka sifat ini pun akan mempengaruhi kejiwaan anaknya. Saat itulah seorang ibu hakikatnya adalah ‘guru pertama’ bagi anak-anaknya.

Tidak sedikit orang tua yang tidak menyadari hal tersebut. Sebagian bahkan menganggap bahwa pendidikan anak dimulai saat mereka masuk sekolah, yaitu saat berusia 3 tahun (tingkat TK) atau 7 tahun (tingkat SD), kemudian mereka menyerahkan sepenuhnya pendidikan anaknya kepada gurunya di sekolah. Hal ini diperparah dengan tidak adanya kepedulian mereka terhadap perkembangan pendidikan anaknya selama belajar di sekolah, dengan berbagai macam alasan. Proses pendidikan pun berjalan tidak searah. Apa yang diajarkan anak di sekolah berkaitan dengan pengalaman-pengalaman keagamaan dan kehidupan keseharian di sekolah misalnya, sering tidak sinkron dengan pengalamannya di rumah.

Melalui “Majlis Ta’lim Mumtaza”, di bawah koordinator bagian kehumasan, SD Al-Irsyad Tegal bertekad dan berupaya mensinergikan proses pendidikan anak antara guru dan orang tua dengan menyelenggarakan kegiatan “Parenting” setiap hari Sabtu. Kegiatan parenting ini wajib diikuti oleh semua orang tua siswa/wali, terutama yang peduli dengan pendidikan anaknya, dari kelas 1-6. Kegiatan ini dikelompokkan menjadi 4 tahapan setiap bulan. Minggu pertama untuk orang tua siswa kelas 1, minggu kedua untuk orang tua siswa kelas 2, minggu ketiga untuk orang tua siswa kelas 3 dan 4, dan minggu keempat untuk orang tua siswa kelas 5 dan 6.

Kegiatan parenting ini dimaksudkan di samping untuk mempererat jalinan ukhuwwah antar guru dan orang tua, menginformasikan kegiatan-kegiatan sekolah kepada orang tua, konsultasi tentang perkembangan prestasi siswa, juga agar orang tua betul-betul merasa memiliki tanggung jawab terhadap proses pendidikan anaknya, serta memiliki khazanah keilmuan dalam mendidik anak, sehingga segala persoalan yang muncul pada diri anak dapat diselesaikan secara benar sesuai dengan kaidah-kaidah yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadis Nabi.

Kegiatan parenting ini sudah berjalan sebanyak empat putaran. Putaran keempat diikuti oleh orang tua siswa kelas 5 dan 6 pada Sabtu lalu (22/04). Bertindak sebagai pembicara adalah ustad Muhtadin Abrori, S.Pd.I dengan mengambil tema “Anakku Suka Memukul, Sebab dan Solusinya”. Tema-tema lainnya akan segera dikupas tuntas pada kegiatan parenting berikutnya. Wassalam

Narator            : Ali S

Editor              : Abuya

About adminsekolah

Check Also

SIMA’AN MENUMBUHKAN SEMANGAT HAFALAN SISWA

  Sabtu, 21 April 2018 adalah pekan terakhir siswa–siswi program TICC (Tahfidz and International Curriculum …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *