Home / Berita / Launching Majlis Taklim MUMTAZA

Launching Majlis Taklim MUMTAZA

sdalirsyadtegal, 4/3/2017. Sabtu pertama di bulan Maret 2017 merupakan sabtu bersejarah bagi SD Al-Irsyad Kota Tegal. Pada hari tersebut melalui Kepala SD Al-Irsyad Muhtadin Abrori, S.Pd.I. pada sambutannya dalam acara ISLAMIC PARENTING dan LAUNCHING MAJLIS TAKLIM MUMTAZA menyatakan ini merupakan program terbaru untuk mengikat hati wali murid/orangtua dengan sekolah. Membangun sinergi hati antara sekolah dengan orangtua, perlu diadakan kegiatan rutin yang berkelanjutan. Tidak sekedar rutinitas belaka tapi kegiatan yang mensinergikan hati sekolah dengan orangtua yaitu MAJLIS TAKLIM MUMTAZA dengan bidang kajian Islamic Parenting. Kegiatan ini bagian dari penyambung tali yang terputus dari mata rantai pendidikan yang seyogya antara sekolah dan orangtua saling bersinergi. Dan dengan mengusung tema Islamic Parenting diharapkan keluarga dari anak didik yang dipercayakan kepada SD Al-Irsyad berlandaskan agama Islam yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Kepala Sekolah dalam sambutannya : “Kegiatan ini berlangsung atas kerjasama sekolah dengan lambaga Dakwah di Indonesia yang ditokohi oleh Dr. Mohammad Natsir, yaitu Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia Wilayah Jawa Tengah yang berkantor di Solo, Kerjasama ini berlangsung untuk menghidupkan ruh-ruh islam dalam pendidikan di sekolah, kerja sama yang saling menguntungkan bukan sekedar hubungan dakwah bahkan pencetakan kader dai semenjak usia belia perlu dimulai.”

Dalam rangka membangun keluarga Qur’an, SD Al-Irsyad Kota Tegal mengajak orangtua wali murid untuk mengikuti kajian rutin parenting Qur’an yang pada kesempatan ini parenting disampaikan oleh KH. Fauzi Robbany, SHI. MSI. dari Pondok Pesantren Tahafudzul Qur’an Al-Qurthuby yang berlokasi di kecamatan Warureja Kabupaten Tegal. Dalam kajiannya beliau menyampaikan bahwa menjadi Ahlul Qur’an itu mempunyai dampak dan pengaruh yang sangat dahsyat, tidak saja berpengaruh pada pribadi tapi berpengaruh juga kepada yang ada disekitarnya. Perlu diingat untuk menjadi Ahlul Qur’an itu berasal dari niat mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupan akhirat yang abadi. Sehingga dalam mengamalkan dari ahlul qur’an itu berlandaskann pada sesuatu yang sudah dinaskan, mengarungi kehidupan itu berdasarkan dalil nas, bukan mengarungi kehidupan tanpa dalil sehingga hidup tidak memiliki makna dan tanpa hasil. Efek menjadi ahlul Qur’an tidak sekedar syifa’ saja namun dapat mencapai syafii’ pemberi perlindungan di akhirat atas izin Alloh.

Dalam acara ini, diawali dengan pembacaan kalam Ilaahi oleh pemenang 1 (satu) lomba video tartil surat Ar-Rohman yakni atas nama ananda Zahira (Kelas II A), dihadiri oleh wali murid kelas V dan VI sejumlah 61 orang dari 92 orangtua wali, didampingi oleh Usth Rochimah, S.Pd. (Wali Kelas VI B), Ust. Beni Heroni, S.Pd. (Wali Kelas VI A), dan para Ustadz dan ustadzah SD Al-Irsyad. Serta diakhiri dengan Launching Program Sekolah yaitu Majlis Taklim MUMTAZA yang pelaksanaannya bekerja sama dengan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Wilayah Jawa Tengah melalui program Infaq Dakwah Club dan LAZIZnya. Insya Alloh program taklim khusus Orangtua dengan memberdayakan IDC dan LAZIZ melalui Majlis MUMTAZA akan membangkitkan ruh orangtua dan warga sekolah untuk menjadi Ahlul Qur’an.

About Muhtadin Abrori

Check Also

SIMA’AN MENUMBUHKAN SEMANGAT HAFALAN SISWA

  Sabtu, 21 April 2018 adalah pekan terakhir siswa–siswi program TICC (Tahfidz and International Curriculum …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *